Tim K3I Stamaops Polri Perkuat Penanganan Gempa di NTT, Salurkan Bantuan ke Wilayah Terdampak

1705825

Rakyatvoice | NTT

Tim K3I Stamaops Polri terus memperkuat pengawasan, koordinasi, dan dukungan operasional dalam penanganan bencana gempa bumi di wilayah hukum Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dipimpin Waastamaops Kapolri Irjen Pol. Laksana, tim tersebut melakukan serangkaian kegiatan di sejumlah daerah terdampak, meliputi Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Ngada, dan Nagekeo.

Pada Jumat (21/08/2026), Irjen Pol. Laksana selaku Ketua Tim turut mendampingi kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka ke sejumlah lokasi pengungsian di Kabupaten Manggarai Timur dan Manggarai.

Kunjungan tersebut dilakukan di Kampung Waso, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, serta Desa Goloconggo, Kabupaten Manggarai.

Di sisi lain, Wakil Ketua Tim Brigjen Pol. Tri Atmodjo Marawasianto bersama sejumlah anggota melakukan konsolidasi di Mapolres Manggarai Barat. Kegiatan tersebut sekaligus untuk mempersiapkan logistik bantuan Polri yang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Ngada dan Nagekeo.

Bantuan kemudian diberangkatkan menggunakan dua kendaraan kecil dan dua unit truk dengan pengawalan personel Brimob Polda NTT menuju wilayah Ngada dan Nagekeo.

Memasuki Sabtu (22/08/2026), Ketua Tim K3I Irjen Pol. Laksana meninjau posko penanganan bencana di Mapolres Manggarai Barat. Dalam kesempatan itu, ia juga mewakili Polri menerima bantuan kemanusiaan dari Polda Jawa Tengah sebanyak 12 truk.

Bantuan tersebut berisi berbagai kebutuhan bagi masyarakat terdampak bencana dan selanjutnya akan didistribusikan ke tujuh kabupaten yang terdampak gempa di NTT.

Sementara di Kabupaten Nagekeo, Tim K3I yang dipimpin Brigjen Pol. Tri Atmodjo Marawasianto bersama AKBP Isaac Koko Hosio dan Brigpol Fransisca Novitasari menyerahkan bantuan Polri kepada masyarakat melalui Polres Nagekeo.

Tim juga mengecek berbagai fasilitas pelayanan dan dukungan kemanusiaan yang telah didirikan Polri, seperti Mobil Water Treatment, Randurlap, Pos Kesehatan Polri, Pos Bhayangkari Peduli, Pos Trauma Healing, hingga Pos Pengungsian Polri.Selain itu, tim meninjau langsung kegiatan trauma healing yang diberikan kepada masyarakat terdampak, terutama anak-anak yang membutuhkan pendampingan pascabencana.

Di Kabupaten Ngada, Tim K3I yang terdiri dari Kombes Pol. Bermen Junain Petrus Sianturi dan Kombes Pol. Wawan Setiawan menyerahkan bantuan Polri melalui Polres Ngada. Mereka juga mengecek kesiapan dan pendirian tenda pengungsian bagi masyarakat terdampak gempa.

Koordinasi penanganan bencana juga dilakukan melalui rapat daring. Ketua Tim K3I mengikuti Zoom Meeting bersama Kapolda NTT dan jajaran untuk membahas perkembangan situasi, kondisi di lapangan, serta kebutuhan dukungan bagi masyarakat terdampak.

Waastamaops Kapolri Irjen Pol. Laksana mengatakan, kehadiran Tim K3I Stamaops Polri bertujuan memastikan seluruh proses penanganan bencana berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

“Kami memastikan penanganan bencana di NTT berjalan secara terkoordinasi, mulai dari kesiapan personel, posko, distribusi bantuan, pelayanan kesehatan hingga dukungan trauma healing bagi masyarakat. Yang paling utama adalah memastikan bantuan Polri benar-benar sampai dan dirasakan oleh masyarakat yang terdampak,” ujar Irjen Pol. Laksana dikutip dari Humas Polri.

Ia menambahkan, Polri akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi bersama Polda NTT serta seluruh jajaran kewilayahan guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal.

“Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat dalam situasi bencana. Koordinasi dengan seluruh pihak akan terus diperkuat agar setiap kebutuhan masyarakat dapat segera direspons,” katanya.

Seluruh rangkaian kegiatan Tim K3I Stamaops Polri dalam mendukung penanganan bencana gempa bumi di wilayah hukum Polda NTT berlangsung aman dan lancar. *** (Red)