Tembus Pasar Eropa, Kecap Asal Kabupaten Bekasi Diekspor 20 Ton ke Belanda

Screenshot_20260826-101531

Rakyatvoice | Bekasi

Produk lokal Kabupaten Bekasi kembali menembus pasar internasional. PT Oishii Food Indonesia berhasil melakukan ekspor perdana sebanyak 20 ton kecap ke Belanda pada 24 Agustus 2026.

Ekspor tersebut dilepas dari Desa Karangsatria, Kecamatan Tambun Utara, dan menjadi salah satu bukti bahwa produk UMKM asal Kabupaten Bekasi memiliki peluang untuk bersaing di pasar global.

Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendorong pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran, termasuk dengan membuka akses ke pasar ekspor.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengapresiasi keberhasilan PT Oishii Food Indonesia menembus pasar Eropa. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa UMKM Jawa Barat memiliki potensi besar untuk berkembang hingga ke pasar internasional.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus men-support, saling support dan saling membantu untuk membesarkan UMKM-UMKM yang ada di Jawa Barat,” ujar Erwan.

Ia mengatakan, keberhasilan PT Oishii Food Indonesia juga memperlihatkan pentingnya promosi melalui berbagai kegiatan pameran. Melalui pameran, pelaku usaha dapat bertemu langsung dengan calon pembeli dari berbagai negara.

Erwan mencontohkan perkembangan PT Oishii Food Indonesia yang sebelumnya mengikuti pameran KKI pada 2025 dan kemudian mampu melakukan ekspor ke Belanda pada 2026.

“Ini sangat cepat sekali. Tahun 2025 mengikuti pameran KKI, sekarang 2026 sudah bisa ekspor ke Belanda. Sebelumnya juga sudah enam kontainer ke Arab Saudi,” katanya.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus memberikan dukungan agar semakin banyak produk UMKM mampu menembus pasar luar negeri.

“Kami dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan bantu untuk mengembangkan ekspor ke belahan dunia lainnya, ke berbagai benua,” ungkap Erwan.

Produk kecap yang dikirim ke Belanda tersebut telah memiliki pembeli di negara tujuan. Ekspor dilakukan berdasarkan pesanan dari pasar internasional.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mengatakan ekspor perdana tersebut menjadi tanda bahwa UMKM lokal mampu meningkatkan kualitas usaha dan naik kelas ke pasar mancanegara.

“Selamat kepada PT Oishii Food Indonesia yang telah naik kelas dari UMKM. Tentunya ini ekspor yang pertama dan mudah-mudahan diikuti oleh UMKM-UMKM yang lain yang ada di Kabupaten Bekasi,” ujar Endin.

Pemerintah Kabupaten Bekasi, lanjutnya, siap memberikan fasilitasi kepada pelaku UMKM agar mampu mengembangkan usaha sekaligus memperluas pasar produk lokal.

“Pemerintah Kabupaten Bekasi selalu terbuka dan siap memfasilitasi adanya UMKM untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Endin menilai keberhasilan ekspor kecap tersebut turut membawa nama Kabupaten Bekasi ke pasar internasional. Ia berharap semakin banyak produk lokal yang mampu mengikuti jejak PT Oishii Food Indonesia.

“Ini menjadi salah satu produk yang hari ini menjadi kebanggaan Kabupaten Bekasi, masuk lingkup nasional, sehingga bisa mengharumkan nama Indonesia dan Kabupaten Bekasi,” tuturnya.

Ia pun berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi UMKM lain di Kabupaten Bekasi untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar hingga mancanegara.

“Semoga UMKM-UMKM lain yang ada di Kabupaten Bekasi bisa naik kelas dan bisa ekspor barang-barangnya, baik itu ke Eropa maupun ke mancanegara yang lainnya,” pungkasnya. *** (Red)