Komisi III DPRD Indramayu Bahas Gas Bumi, Aset RMU Losarang, dan Pemerataan Pupuk
Rakyatvoice | Indramayu
Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu menggelar rapat kerja bersama jajaran Direksi PT BWI Indramayu pada, Jumat (21/8/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu tersebut membahas sejumlah permohonan PT BWI yang memerlukan dukungan dan fasilitasi DPRD, khususnya dalam pengembangan potensi daerah dan penguatan sektor pertanian.
Salah satu agenda yang dibahas adalah permohonan fasilitasi audiensi dengan PT Pertamina EP guna mendorong percepatan pengelolaan gas bumi dalam bentuk Compressed Natural Gas (CNG). PT BWI juga meminta dukungan DPRD untuk mempercepat proses serah terima aset serta mendapatkan kepastian mengenai status pengelolaan Rice Milling Unit (RMU) Losarang yang hingga kini masih terkendala persoalan aset.Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu, Suhendri.
Iya menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi PT BWI sekaligus mencari solusi yang dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing pihak.
Menurut Suhendri, kejelasan status aset RMU Losarang menjadi hal penting agar fasilitas tersebut dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun daerah.Selain membahas pengelolaan gas bumi dan aset RMU Losarang, PT BWI juga menyampaikan keinginan untuk turut berperan dalam pengelolaan potensi gas bumi di Indramayu.
Di bidang pertanian, PT BWI mendorong adanya penambahan alokasi pupuk bagi Kabupaten Indramayu guna memenuhi kebutuhan petani.Ketersediaan dan pemerataan pupuk menjadi perhatian penting karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan aktivitas pertanian.
Sebagai salah satu daerah dengan sektor pertanian yang cukup besar, Indramayu membutuhkan dukungan ketersediaan pupuk agar produktivitas petani dapat tetap terjaga.Suhendri menegaskan, berbagai persoalan yang dibahas dalam rapat tersebut akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
“Kami dari Komisi III tentu akan menindaklanjuti apa yang menjadi pembahasan hari ini. Terutama terkait persoalan aset RMU Losarang, kami ingin ada kejelasan status sehingga pengelolaannya tidak terus terkendala. Begitu juga dengan potensi gas bumi, kalau memang bisa memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat, tentu harus kita dorong bersama,” ujar Suhendri.
Sementara itu, Tarwidi menyampaikan bahwa ketersediaan stok pupuk di sejumlah wilayah Kabupaten Indramayu masih belum merata. Beberapa daerah memiliki persediaan yang relatif cukup, sedangkan wilayah lainnya masih menghadapi keterbatasan.Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam rapat kerja.
Ke depan, diperlukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait agar distribusi pupuk dapat dilakukan secara lebih merata sehingga kebutuhan petani di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu dapat terpenuhi.
Melalui rapat tersebut, Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu diharapkan dapat mendorong penyelesaian berbagai persoalan yang disampaikan PT BWI, baik terkait pengelolaan potensi gas bumi, kepastian aset RMU Losarang, maupun pemerataan ketersediaan pupuk bagi petani. *** (Red)
